Efek Daun Berjatuhan

Kamis, 19 September 2013

CurhatQ kepada Bapak

Untuk Ayahku ,,,



Bapak... Bapak ingat ndak?? waktu itu Bapak pernah bilang ke Siti kan..?? Kalau Bapak ingin menyarikan JODOH buat siti , sekiranya pantas untuk Siti dan semua keluarga. Tapi kenapa Bapak pergi duluan?? Kenapa Bapak... trus yang menyarikan JODOH buat siti siapa?

Bapak... Siti sayang.... banget sama Bapak,,, kenapa yaa pak, waktu itu Siti ndak megang HP ketika bapak masiih ada di samping Siti.. setelah siti punya HP, Bapak udah nggak ada.
Padahal,,, Siti cuman ingin meminta satuuuuuuuuu aja pak, ndak sulit kok.. mudah lagi.. :)
Siti pingin foto bareng sama Bapak , itu aja bapak... 

Kenapa bapak gk dateng" dirumah pak, kenapa bapak gak jenguk anaknya ini... ku tunggu Bapak tiap hari di depan pintu, berharap Bapak datang... kenapa tidak datang..
YA ALLAH,,, hamba merasakan kalau bapak masiih ada di dekatQ.. karena, hamba tidak yakin dengan semua ini..

Berikan tempat terindah untuk AyahandaQ tercinta Ya Allah... Siti sayang Bapak!!

Rabu, 18 September 2013

Kutinggalkan Dia Demi DIA "ALLAH SWT"

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Kali ini saya ingin menulis sesuatu yang beda, terinspirasi oleh perasaan seorang perempuan yang langka dimata saya, langka karena diusianya yang baru seperempat abad dia mampu melepaskan manis dan nikmatnya dunia, langka karena akhirat menjadi tujuannya dimana teman teman seusianya sedang sibuk pacaran, cari calon suami, dan yang ia lakukan adalah mengesampingkan cinta seorang jejaka karena ALLAH, langka tapi nyata :)
I have to leave him for the sake of ALLAH, begitu katanya, bukan karena tidak mencintai sang jejaka, atau menolak kehadiran cinta yang begitu indah dihati tapi semata mata karena sang gadis takut cintanya kepada ALLAH terganggu hingga memberi ruang kepada cinta selain ALLAH :)
Kemudian saya teringat ucapan sahabat saya yang lain “De, gue mau mencintai perempuan yang solehah yang bisa mendekatkan gue kepada ALLAH“ jujur saya tidak setuju dengan pernyataan ini, karena buat saya mendekat kepada ALLAH itu hukumnya utama, persoalan apakah kemudian saya akan diberi pasangan yang soleh atau tidak itu mutlak hak ALLAH, karena kalau saya sudah memperolah cinta ALLAH maka pastilah ALLAH akan menitipkan saya pada kekasihnya yang lain, perempuan yang baik untuk lelaki yang baik dan sebaliknya, itu janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji
Jadi jangan dibalik seperti sahabat saya, cari perempuan dulu untuk mendekati ALLAH makanya gak dapat dapat dan mau sampai kapan begitu? perempuan gak dapat, ALLAH pun semakin jauh, yang benar adalah cari ALLAH dulu, dan jikapun cinta perempuan itu hadir, tanyakan lagi dan pulangkan  kepada ALLAH untuk mengukur apakah cinta ALLAH yang didahulukan atau sebaliknya :) jangan takut kehilangan.
Kutinggalkan Dia demi DIA
Duhai jejaka … ”namamukah yang tertulis di lauh mahfuz sana sebagai jodoh saya?” belum tentu, ”engkaukah yang akan menemani saya di titian jalan menuju syurga? dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agama saya?” jawaban dari pertanyaan ini ada pada ALLAH, bukan dihati saya dan hatimu. Dan jika kamu tercipta bukan untuk saya, haruskah saya marah kepada ALLAH, tentu tidak jika luka kita kembalikan kepada pemilik cinta, dariNYA cinta berasal dan kembali padaNYA   :)
apakah ketampanan yang ALLAH berikan menghias wajahmu ini diciptakan ALLAH untuk saya?”  tolong jawab!! Dan bisa dipastikan kamu takkan pernah dapat memberi jawaban “apakah kamu tercipta untuk saya” karena jawabannya bukan di tanganmu, tetapi di tangan ALLAH, di tangan TUHAN kita, iya ALLAH, TUHAN saya dan TUHAN kamu.
Tahukah kamu, hati saya gelisah memikirkan kamu, takut kehilangan kamu, terbayang betapa beratnya ketika kamu tiada, menjalani hari hari tanpa sms darimu, melewati waktu tanpa mendengar suaramu, tak ada lagi gelak tawa canda dan nasehat yang kerap hadir di perbincangan kita di malam nan syahdu, tak ada lagi yang akan menanyakan apakah saya sehat hari ini, sudah makankah saya, sudah bayar zakat, sudah shalat tepat pada waktunya bahkan menjadi alarm saya mengingatkan untuk tahajud… 
Namun ketakutan ini mengalahkan ketakutan saya kepada ALLAH, saya takut DIA murka karena saya menikmati yang bukan hak saya, takut murka ALLAH karena jantung saya yang berdegup kencang telah saya isi dengan bayangan kamu yang bagai hantu mengikuti saya kemanapun saya pergi ada kamu dihati saya, padahal detak jantung ini titipan ALLAH yang harus saya pertanggungjawabkan.
Jadi maafkan saya jika  ketakutan  saya pada ALLAH melebihi kegelisahan saya memikirkan kamu yah, biarkan saya sendiri dulu, izinkan saya bersama DIA “ALLAH SWT” saja :(
“Now, I have to leave you for the sake of ALLAH” :)
Sesungguhnya ALLAH takkan pernah menyia-yiakan pengorbanan kita sayang  bila kita tinggalkan semua ini karena ALLAH, yakinlah akan hadir sesuatu yang indah di hari akhir nanti, bukankah kamu yang bilang ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengikuti “Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan). Dan kelak TUHANmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi [[ikhlas] puas” (QS. Ad-Dhuhaa [93]: 4-5) :)
Kini saya tinggalkan dirimu karena ALLAH, saya kembalikan kamu kepada pemilikmu, saya titipkan lelaki terbaik yang pernah hadir dalam hidup saya ini kembali kepada pemilik sesungguhnya, ALLAH. Sesungguhnya kita harus bertawakkal kepada ALLAH bukan? iya bertawakal kepada ALLAH, TUHANku dan TUHANmu.
Kekasihku, jangan menangis, usah bersedih atas perpisahan sementara ini jika benar saya tercipta untukmu  maka tiada ada yang dapat menghalanginya bukan? Namun sebelum saat itu tiba berdoalah pada ALLAH semoga kita berdua diberi kekuatan untuk berpisah, mohonlah padanya dengan penuh pengharapan, tak ada yang perlu kita tangisi, kita hanya berpisah sementara sampai ALLAH menjadikan semua halal untuk kita :)
Dan ketika kamu merasa lemah, mohonlah kekuatan dari-NYA, kamu intan terpilih, mutiara pilihan ALLAH, jagalah kilaumu sayang jangan biarkan cinta merusaknya, saya berdoa untuk kamu, selalu. Mari kita berlari mencari cinta ALLAH, berlomba lomba berbuat kebaikan agar dimata ALLAH kita pas untuk dipasangkan, jika saatnya tiba semua halal untuk kita, ini adalah hasil dari upaya kita mengejar cinta ALLAH :)
Iya hingga lebel “halal” itu menjadi milik kita “bukankah makan diwaktu magrib lebih indah setelah berpuasa, daripada makan diwaktu magrib setelah seharian makan yang enak enak, iya kita jadikan perpisahan ini sebagai “puasa” dan berbuka kemudian :)  
Tq : Siti Sholika 

 Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kutinggalkan Dia Demi DIA "ALLAH SWT"

Assalamu'alaikum Wr. Wb.





Kali ini saya ingin menulis sesuatu yang beda, terinspirasi oleh perasaan seorang perempuan yang langka dimata saya, langka karena diusianya yang baru seperempat abad dia mampu melepaskan manis dan nikmatnya dunia, langka karena akhirat menjadi tujuannya dimana teman teman seusianya sedang sibuk pacaran, cari calon suami, dan yang ia lakukan adalah mengesampingkan cinta seorang jejaka karena ALLAH, langka tapi nyata :)
I have to leave him for the sake of ALLAH, begitu katanya, bukan karena tidak mencintai sang jejaka, atau menolak kehadiran cinta yang begitu indah dihati tapi semata mata karena sang gadis takut cintanya kepada ALLAH terganggu hingga memberi ruang kepada cinta selain ALLAH :)
Kemudian saya teringat ucapan sahabat saya yang lain “De, gue mau mencintai perempuan yang solehah yang bisa mendekatkan gue kepada ALLAH“ jujur saya tidak setuju dengan pernyataan ini, karena buat saya mendekat kepada ALLAH itu hukumnya utama, persoalan apakah kemudian saya akan diberi pasangan yang soleh atau tidak itu mutlak hak ALLAH, karena kalau saya sudah memperolah cinta ALLAH maka pastilah ALLAH akan menitipkan saya pada kekasihnya yang lain, perempuan yang baik untuk lelaki yang baik dan sebaliknya, itu janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji
Jadi jangan dibalik seperti sahabat saya, cari perempuan dulu untuk mendekati ALLAH makanya gak dapat dapat dan mau sampai kapan begitu? perempuan gak dapat, ALLAH pun semakin jauh, yang benar adalah cari ALLAH dulu, dan jikapun cinta perempuan itu hadir, tanyakan lagi dan pulangkan  kepada ALLAH untuk mengukur apakah cinta ALLAH yang didahulukan atau sebaliknya :) jangan takut kehilangan.
Kutinggalkan Dia demi DIA
Duhai jejaka … ”namamukah yang tertulis di lauh mahfuz sana sebagai jodoh saya?” belum tentu, ”engkaukah yang akan menemani saya di titian jalan menuju syurga? dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agama saya?” jawaban dari pertanyaan ini ada pada ALLAH, bukan dihati saya dan hatimu. Dan jika kamu tercipta bukan untuk saya, haruskah saya marah kepada ALLAH, tentu tidak jika luka kita kembalikan kepada pemilik cinta, dariNYA cinta berasal dan kembali padaNYA   :)
apakah ketampanan yang ALLAH berikan menghias wajahmu ini diciptakan ALLAH untuk saya?”  tolong jawab!! Dan bisa dipastikan kamu takkan pernah dapat memberi jawaban “apakah kamu tercipta untuk saya” karena jawabannya bukan di tanganmu, tetapi di tangan ALLAH, di tangan TUHAN kita, iya ALLAH, TUHAN saya dan TUHAN kamu.
Tahukah kamu, hati saya gelisah memikirkan kamu, takut kehilangan kamu, terbayang betapa beratnya ketika kamu tiada, menjalani hari hari tanpa sms darimu, melewati waktu tanpa mendengar suaramu, tak ada lagi gelak tawa canda dan nasehat yang kerap hadir di perbincangan kita di malam nan syahdu, tak ada lagi yang akan menanyakan apakah saya sehat hari ini, sudah makankah saya, sudah bayar zakat, sudah shalat tepat pada waktunya bahkan menjadi alarm saya mengingatkan untuk tahajud… 
Namun ketakutan ini mengalahkan ketakutan saya kepada ALLAH, saya takut DIA murka karena saya menikmati yang bukan hak saya, takut murka ALLAH karena jantung saya yang berdegup kencang telah saya isi dengan bayangan kamu yang bagai hantu mengikuti saya kemanapun saya pergi ada kamu dihati saya, padahal detak jantung ini titipan ALLAH yang harus saya pertanggungjawabkan.
Jadi maafkan saya jika  ketakutan  saya pada ALLAH melebihi kegelisahan saya memikirkan kamu yah, biarkan saya sendiri dulu, izinkan saya bersama DIA “ALLAH SWT” saja :(

“Now, I have to leave you for the sake of ALLAH” :)
Sesungguhnya ALLAH takkan pernah menyia-yiakan pengorbanan kita sayang  bila kita tinggalkan semua ini karena ALLAH, yakinlah akan hadir sesuatu yang indah di hari akhir nanti, bukankah kamu yang bilang ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengikuti “Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan). Dan kelak TUHANmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi [[ikhlas] puas” (QS. Ad-Dhuhaa [93]: 4-5) :)
Kini saya tinggalkan dirimu karena ALLAH, saya kembalikan kamu kepada pemilikmu, saya titipkan lelaki terbaik yang pernah hadir dalam hidup saya ini kembali kepada pemilik sesungguhnya, ALLAH. Sesungguhnya kita harus bertawakkal kepada ALLAH bukan? iya bertawakal kepada ALLAH, TUHANku dan TUHANmu.
Kekasihku, jangan menangis, usah bersedih atas perpisahan sementara ini jika benar saya tercipta untukmu  maka tiada ada yang dapat menghalanginya bukan? Namun sebelum saat itu tiba berdoalah pada ALLAH semoga kita berdua diberi kekuatan untuk berpisah, mohonlah padanya dengan penuh pengharapan, tak ada yang perlu kita tangisi, kita hanya berpisah sementara sampai ALLAH menjadikan semua halal untuk kita :)
Dan ketika kamu merasa lemah, mohonlah kekuatan dari-NYA, kamu intan terpilih, mutiara pilihan ALLAH, jagalah kilaumu sayang jangan biarkan cinta merusaknya, saya berdoa untuk kamu, selalu. Mari kita berlari mencari cinta ALLAH, berlomba lomba berbuat kebaikan agar dimata ALLAH kita pas untuk dipasangkan, jika saatnya tiba semua halal untuk kita, ini adalah hasil dari upaya kita mengejar cinta ALLAH :)
Iya hingga lebel “halal” itu menjadi milik kita “bukankah makan diwaktu magrib lebih indah setelah berpuasa, daripada makan diwaktu magrib setelah seharian makan yang enak enak, iya kita jadikan perpisahan ini sebagai “puasa” dan berbuka kemudian :)  

Tq : Siti Sholika 

 Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 01 April 2013

Hari BahagiaQ

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ketika itu , aku kenal dengan seorang pria lewat media Internet "Facebook" di situ kita kenalan satu sama lain . Singkat cerita ***

Kami kenal selama 2.5 Tahun kalok tidak salah , dan kita minta untuk ketemuan . Supaya perkenalan kita ini tidak cukup sampai saat ini saja. Dan akhirnya kita ketemuan di POM BENSIN Pertigaan pengatigan. Itu pun tidak Face to Face , karena pada saat itu malam hari. Jadi tidak begitu jelas dengan wajah kita masing_2.

Sejak awal itu kita saling memendam perasaan masing - masing , dan sekarang tanggal 9 Maret 2013 itulah hari terindah di dalam hidupQ. orang yang aku cintai dan sayangi telah menjadi kekasihQ. :-) 
Walaupun jarak memisahkan kita berdua , tapi kita terasa dekat sekali. :-) 

Kenangan yang mungkin bisa aQ lupakan pada saat pertama kali kita kenal dan ketemu. heheheee meskipun tidak begitu "ROMANTIS" pada saat ketemu, tapi itu adalah hal yang sangat terindah yang ALLAH SWT berikan untukku ....

I Love U syankQ ...



Wassalammu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 31 Desember 2012

♥♥ JIKA WANITA MENANGIS ♥♥

✿¸.•❤••❤•بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •❤••❤•.¸✿

JIKA WANITA MENANGIS.

Jika seorang istri menangis dihadapan mu,
Itu berarti dia tidak dapat menahannya lagi...

Jika kau memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu..

Jika kau membiarkannya pergi,
Dia tidak akan kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya!
Seorang istri tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah!

Seorang istri tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu.
Dia akan menurunkan rasa EGOnya.

Wahai suami-suami ,

Jika seorang istri pernah menangis karenamu,
tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian.
Karena dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu
Disaat kau terpuruk terlalu dalam ...

Wahai suami-suami ,

Jika seorang istri menangis karenamu,
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin, karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis karenamu.
Lihatlah jauh kedalam matanya.
 
Aku mencintaimu, tapi itu hanya ILUSI qhu saja
 
 

Kamis, 27 Desember 2012

Keindahan CINTA

Awal kisah cerita.
Dulu aku mengenal seorang pria ketika aku ada di Bali ,awal kita kenal di tempat kerjaku "Konter_Angga Cell" di Denpasar - Ceningan Sari. Dia beli pulsa di konterku, selama seminggu kita saling kenal akhirnya kita memutuskan untuk menjalin hubungan "PACARAN". Dan kita sempat mengucapkan Ikrar JANJI : "SELAMA KITA PACARAN JANGAN PERNAH BILANG KATA PUTUS" Tapi apa yang aku dapatkan, semua tidak sesuai dengannya.
Dia baik anaknya, dia tampan. OK ku akui dia emang tampan. Setahu aku pria tampan itu Play Boy or suka selingkuh and suka SMSan ma cewek lain. Tapi dia tidak, dia ingin pacar nya hanya untuk dia, dia Jutek super Jutek orangnya. 

Kita jalanin hubungan 1, 2 bulanan berjalan lancar , tapi setelah aku pulang ke Jawa dikarenakan ada Hari Raya orang ISLAM seluruh dunia "IDUL FITRI" semua berubah secara drastis, akhirnya aku meminta pendapat kepada Emakq. Ternyata aku emang salah. Dia niatnya baik, tapi aku malah berfikir lain. Dan akhirnya kita jalani hidup masing - masing. 

Dia boleh ngelupain aku, tapi aku tidak bisa. Aku tau setiap orang memiliki kekurangan masing - masing, dan aku mengerti dengan sifat dia gimana, kayak apa dia, kepribadiannya gimana, temen - teman nya kayak gimana, kesehariannya dia gimana. Entah apa yang membuat aku jatuh cinta kepadanya. Hanya diri sendiri yang mengerti and apa yang ada di dalam hati ini.

Semoga dirimu bahagia.




Siti Sholika